Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Melalui Implementasi Lesson Study Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Dan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Ipa Kelas Vii-5 Smpn 6 Malang Sri Andayani, S.Pd Smp Negeri 6 Kota Malang

  • Sri Andayani Pharmacy Academy of Surabaya

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran Biologi (IPA) yang ada di sekolah sangat diharapkan dapatmengembangkan pengusaan konsep, sikap ilmiah dan kemampuan berpikir siswa.Bedasarkan observasi dan wawancara di kelas VII-5 SMPN 6 Malang, di temukanbeberapa permasalahan terkait penguasaan konsep dan kemampuan penalaransiswa, khususnya kemampuan berpikir kritis. Salah satu alternatif pemecahanmasalah tersebut adalah menerapkan pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitianini menggunakan desain penelitian tindakan kelas-lesson study dengan tahapan;perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dan tahap lesson study,yaitu plan, do, dan see. Penelitian dilakukan selama dua siklus dengan materiKlasifikasi Benda. Kemampuan berpikir kritis siswa diukur dengan tes kemampuanberpikir kritis dengan indikator kemampuan merumuskan masalah, kemampuanberargumen, memutuskan melaksanakan, kemampuan mengevaluasi, dankemampuan deduksi/induksi. Penguasaan konsep diukur dengan tes pengusaankonsep dengan memperhatikan tingkat kognitif. Berdasarkan penelitian yangdilakukan, diketahui bahwa pembelajaran inkuri terbimbing yang dilakukan dikelas VII-5 SMPN 6 Malang berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritisdisertai peningkatan penguasaan konsep dan ketuntasan belajar. Pembelajaraninkuiri terbimbing juga merupakan pembelajaran yang mudah diterima oleh siswakelas VII-5 SMPN 6 Malang. Kata kunci: Inkuiri Terbimbing, Lesson Study, Kemampuan Berpikir Kritis,Penguasaan Konsep. ABSTRACT Learning Biology in school is expected to develop the procurement of concepts,scientific attitude and thinking ability of students. Based on observations andinterviews in class VII-5 SMPN 6 Malang, were found several problems related tothe mastery of concepts and reasoning abilities of stu dents, especially the ability to think critically. One alternative solution of such problems is to apply the guided inquiry learning. this study used classroom action research design-lesson study by stages; planning, action, observation, and reflection and lesson study stage that plan, do, and see. The study was conducted during two cycles with the material object classification. Students’ critical thinking skills measured by test critical thinking skills with the indicator of the ability to formulate the problem, the ability to argue, decided to carry out, the ability to evaluate, and the ability to deduction / induction, mastery of concepts measured by tests with regard to the procurement of the concept of cognitive level. Based on the research, it is known that learning inquiry guided done in class VII-5 SMPN 6 Malang managed to improve critical thinking skills with increased mastery of concepts and mastery learning. Guided inquiry learning is also learning that easily accepted by students of class VII-5 SMPN 6 Malang. Keywords: Guided Inquiry, Lesson Study, Critical Thinking Skills, The conceptmastery

References

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Fikriy, Muchammad. 2011. Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa

Menggunakan Model Inkuiri pada Kelas X SMAN Lawang. Skripsi tidak diterbitkan. Malang:

Universitas Negeri Malang.

Majid, Abdul. 2013. Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Susilo, dkk. 2009. Lesson Study Berbasis Sekolah. Malang: Bayu Media Publishing.

Published
2017-05-15
Section
Articles