Sedative Test of Ketapang Leaf Ethanol Extract (Terminalia catappa L)
Uji Sedatif Ekstrak Etanol Daun Ketapang (terminalia catappa L)
DOI:
https://doi.org/10.53342/eduscience.v2i2.313Keywords:
daun ketapang, mencit, uji sedatif.Abstract
Latar Belakang: Bagi beberapa warga didesa Kasongan, kabupaten Katingan, daun ketapang ini sering digunakan sebagai penenang ikan pada kolam buatan ataupun pada aquarium khususnya ikan cupang, hal ini membuat ikan menjadi lebih tenang, tetapi kebenaranya belum teruji secara ilmiah. Peneliti menduga bahwa daun ketapang kering memiliki senyawa sedatif yang dapat memberikan efek sedasi pada ikan sehingga menjadi lebih tenang. Hal tersebut yang mendasari dilakukanya penelitian tentang uji sedatif ekstrak etanol daun ketapang (terminalia catappa L).
Tujuan: Mengetahui apakah ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L) berpotensi sebagai efek sedatif, dan mengetahui dosis efektif ekstrak etanol daun ketapang yang berefek sedatif terhadap mencit.
Metode: : Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah force swimming test (uji renang), jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimental dengan desain penelitian true eksperimental yang terdiri dari 5 kelompok dimana satu kelompok sebagai kontrol positif (golongan barbiturat) satu kelompok sebagai kontrol negatif (CMC 0,5%) dan tiga kelompoknya lagi sebagai kontrol uji (ekstrak etanol daun ketapang), yang diamati dalam penelitian ini ialah waktu tidak bergerak mencit dalam detik.
Hasil: Hasil penelitian ini bahwa didalam ekstrak etanol daun ketapang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan triterpenoid, yang memiliki potensi sebagai hipnotik sedatif. Didapatkan bahwa pada dosis 3 (9 gr/20 gr BB mencit) memiliki efek kenaikan waktu yang paling baik.
Simpulan: ekstrak etanol daun ketapang memiliki potensi sebagai sedatif dengan dosis efektif 9 gr/20 gr BB mencit, memiliki aktivitas kenaikan sedatif lebih baik dari dosis 1, dosis 2 dan lebih baik jika dibandingkan denagan kontrol postif.
References
Aliwu, I., Rorong, J. A., & Suryanto, E. (2020). SKRINING FITOKIMIA DAN UJI EFEK SEDATIF PELARUT DARI DAUN TAKOKAK (Solanum Turvum Swartz) PADA TIKUS PUTIH GALUR WISTAR. Chemistry Progress, 13(1), 6–10. https://doi.org/10.35799/cp.13.1.2020.28795
Makanaung, E., Rorong, J. A., & Suryanto, E. (2021). ANALISIS FITOKIMIA DAN UJI EFEK SEDATIF DARI EKSTRAK ETANOL DAN BEBERAPA FRAKSI DAGING BUAH PALA (Myristica Fragrans Houtt). Chemistry Progress, 14(1). https://doi.org/10.35799/cp.14.1.2021.34075
Novindriana, D. (2019). UJI EFEK SEDATIF EKSTRAK ETANOLIK DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa Korth.) PADA MENCIT JANTAN GALUR BALB/C. Reactions Weekly, 1770(1), 13–13. https://doi.org/10.1007/s40278-019-67448-9
Rahmah, S. N. (2021). UJI AKTIVITAS ANTIDIARE EKSTRAK ETANOL KULIT KAYU LABAN (Vitex pubescens Vahl) PADA MENCIT (Mus musculus).
Saputri, M., Sudewi, S., Karimah, N., & Nadia, S. (2021). UJI EFEKTIVITAS SEDATIF EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUSA (Passiflora foetida L.) TERHADAP MENCIT JANTAN (Mus musculus). Journal of Pharmaceutical And Sciences, 4(2), 93–100. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v4i2.80
Wahyullah. (2016). Optimasi Larutan Daun Ketapang (Terminalia Catappa L) Dalam Upaya Mengobati Serangan Parasit Pada Benih Ikan Nila ( Oreochromis niloticus) [Skripsi]. In Skripsi.
