Potensi Filtrat Jeruk Siam terhadap Penurunan Konsentrasi Kadar Cu dan Zn pada Ikan Keting
DOI:
https://doi.org/10.53342/pharmasci.v4i1.129Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan berbagai konsentrasi filtrat jeruk siam yang mengandung asam sitrat dan lama perendaman yang berbeda dapat menurunkan kadar cu dan zn pada ikan keting yang telah terpapar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian eksperimental rancangan two way kadar cu dan zn setelah diberi perlakuan yaitu lama waktu perendaman (30, 60, dan 90 menit) dan perbedaan konsentrasi filtrat (0%, 25%, 75% dan 100%). Penelitian dilakukan dengan 5 kali pengulangan yang kemudian di rata-rata. Hasilnya dianalisis menggunakan analisis varian two way (dua arah). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pada lama perendaman terhadap kadar penurunan Cu, namun pada perbedaan konsentrasi filtrat jeruk siam tidak memberikan pengaruh terhadap kadar penurunan Cu pada ikan keting. Selain itu, terdapat pengaruh perbedaan konsentrasi filtrat jeruk siam dan perbedaan lama perendaman terhadap penurunan kadar Zn pada ikan keting.
Kata kunci: filtrat jeruk siam, ikan keting, Cu, Zn
This study aims to determine whether using various concentrations of siam filtrate containing citric acid and various dipping time can reduce the levels of Cu and Zn in keting fish that have been exposed. The
study was conducted using an experimental study design of two-way levels of cu and zn after being given treatment, variation of dipping time (30, 60, and 90 minutes) and variation of concentration (0%, 25%, 75% and 100%) and conducted in 5 repetitions. The results were analyzed using two way variance analysis. The results showed that there was an effect on the dipping time on the levels of Cu reduction, but the difference in concentration of filtrate did not effect the level of Cu reduction in keting fish. In addition, there was an effect on
the various concentration of filtrate and the dipping time on the levels of Zn reduction.
Keywords: filtrate siam orange, keting fish, Cu, Zn
References
Rochayatun E, Kaisupy MT, Rozak A..Distribusi Logam Berat Dalam Air dan Sedimen di Perairan Muara Sungai Cisadane. Jurnal Makara Sains. 2006;10(1): 35-40.
Mu’nisa A, Nurham. Analisis cemaran logam berat Tembaga (Cu) pada ikan tembang (Sardinella gibbosa) yang dipasarkan di
Makassar. Bionature. 2010;11(2): 61-64.
Sulistyo I, Setijanto. Aspek ekologi dan reproduksi ikan senggaringan (Mystus nigriceps): acuan dasar domestikasi dan
budidaya. Jakarta; Laporan Hasil Penelitian; 2002.
Ulfah S, Rachmadiarti F, Raharjo. Upaya penurunan logam berat timbal pada Mystus nigriceps di kali surabaya menggunakan filtrat kulit nanas. LenteraBio. 2014;3 (1): 103-108.
Saputri RM, Rachmadiarti F, Raharjo. Penurunan logam berat timbal (Pb) ikan nila (Oreochromis nilotica) kali surabaya
menggunakan filtrat jeruk siam (Citrus nobilis). LenteraBio. 2015;4(2): 136-142
Maryati E. Asam sitrat sebagai lapisan pelindung untuk mengurangi laju korosi pada logam. [Diunduh 1 Oktober 2018].
Tersedia dari: https://repository.ipb.ac.id/handle/12345678
/46082.
Meidianasari F. Pembuatan saus kupang merah (Musculita senhausia) dengan perlakuan konsentrasi asam sitrat dan lama
perendaman. (skripsi). Surabaya: Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya; 2010.
Atikah L. Pengaruh penambahan ekstrak jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan lama perendaman terhadap penurunan kadar
logam berat (Pb dan Cd) pada ikan mas segar (Cyprinus carpio) (skripsi). Bandung. Universitas Pasundan; 2011.
Laily AR. Keberadaan merkuri dan pengaruh perendaman larutan asam terhadap kandungan gizi serta daya cerna protein
pada ikan mas (Cyprinus carpio L.) (skripsi). Bogor: Institut Pertanian Bogor; 2002.
Arifin Z. Beberapa unsur mineral esensial mikro dalam sistem biologi dan metode analisisnya. Jurnal Litbang Pertanian. 2008;27(3): 99-105
Martuti, NKT. Kandungan logam berat cu dalam ikan bandeng, studi kasus di tambak wilayah Tapak Semarang. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan; 11
September 2012; Semarang, Indonesia. Indonesia: Universitas Diponegoro; 2012.
Palar H. Pencemaran dan toksikologi logamberat. Jakarta: Rineka Cipta; 1994.
Yudha IG. Kajian logam berat Pb, Cu, Hg dan Cd yang terkandung pada beberapa jenis ikan di wilayah pesisir Kota Bandar
Lampung. Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNILA; 2009: 29-34.
Connell DW, Miller GJ. Kimia dan ekotoksikologi pencemaran.
Diterjemahkan oleh Yanti Koestoer. Jakarta; Universitas Indonesia Press; 1995.
Shindu SF. Kandungan logam berat Cu, Zn, dan Pb dalam air, ikan nila (Oreochromis niloticus) dan ikan mas (Cyprinus carpio)
dalam keramba jaring apung, Waduk Saguling (skripsi). Fakultas Perikanan danIlmu Kelautan. IPB Bogor; 2015.







