Analisis Kandungan Logam Timbal pada Sediaan Kosmetik Bedak yang Beredar di Pasar Pengampon Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.53342/pharmasci.v4i2.149Abstract
ABSTRAK
Bedak merupakan salah satu sediaan kosmetik yang banyak dimiliki masyarakat dan merupakan kosmetik dasaratau lumrah dimiliki oleh wanita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam berat timbal dalam produk kosmetik bedak yang beredar di pasar Pengampon Surabaya. Sampel yang digunakan dipreparasi dengan destruksi basah menggunakan aqua regia. Dari kelima sampel bedak, secara keseluruhan sampel mengandung logam timbal, dan tiga diantara melebihi batas yang telah ditetapkan oleh BPOM RI (20 mg/kg). Sampel dengan kode BD1, BD2 dan BD5 dengan nilai cemaran timbal masing-masing sebesar 27,2746 mg/kg; 21,0297 mg/kg; dan 24,2015 mg/kg.
Kata kunci: Logam berat, Timbal, Bedak, Aqua Regia, Spektrofotometer Serapan Atom (SSA)
ABSTRACT
Powder is one of the many cosmetic preparations and cosmetic standard or commonly owned by women. This study aims to analyze the content of lead heavy metals in powder cosmetic products circulating in Pengampon market Surabaya. The sample used was prepared by wet destruction using aqua regia. From five powder samples, the overall sample contained lead metal, of which three outweighed the limits set by the BPOM RI (20 mg/kg). Samples coded BD1, BD2 and BD5 had lead contamination values of 27,2746 mg/kg; 21,0297 mg/kg; and 24,2015 mg/kg, respectively.
Key Words: Trace metal, Lead, Powder, Aqua Regia, Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS)
References
Al-Saleh, I., Al-Enazi, S., Shinwari, N. Assessment of Lead in Cosmetic Products. Regulatory Toxicology and Pharmacology. 2009; 54: 105–113.
Apriyanto, A. Analisis Pangan. Bogor: IPB Press; 1989.
Bocca B., Pino A., Alimonti A., Forte G. Toxic Metals Contained in Cosmetics: A Status Report. Regulatory Toxicology and Pharmacology. 2014; 68: 447–467.
BPOM.Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor HK.03.1.23.07.11.6662 Tahun 2011 tentang Persyaratan Cemaran Mikroba dan Logam Berat dalam Kosmetika. Jakarta: BPOM; 2014.
Bress, W.C., Bidanset, J.H. Percutaneous in vivo and in vitro Absorption of Lead. Vet. Hum. Toxicol. 1991; 33: 212–214.
Dewi, D.C. Determinasi Kadar Logam Timbal (Pb) dalam Makanan Kaleng Menggunakan Destruksi Basah dan Destruksi Kering. ALCHEMY. 2012; 2(1): 12-25.
Fatmawinir, Suyani, H., dan Alif, A. Analisis Sebaran Logam Berat pada Aliran Air dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Air Dingin. J. Ris. Kim. 2015; 8(2): 101-107.
Fernanda, M.A.H.F., Elidya, D., Manaheda, N.A., Qomaryah, N., Umam, M.K. Amalia, A.R., Arifiyana, D. Analisa Kadar Timbal (Pb) pada Lipstik di Wilayah Kota Surabaya yang Teregistrasi dan Tidak Teregistrasi Menggunakan Spektofotometri Serapan Atom (SSA). Journal of Pharmacy and Science. 2019; 4(1): 41-44.
Kristianingrum, Susila. Kajian Berbagai Proses Destruksi Sampel dan Efeknya. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta. Halaman 195-201; 2012; Yogyakarta, Indonesia. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta; 2012.
Kumalawati, O.R. Analisis Kadar Logam Timbal (Pb) pada Bedak Tabur dengan Variasi Zat Pengoksidasi dan Metode Destruksi Basah Menggunakan Spektroskopi Serapan Atom (SSA) (Skripsi). Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim; 2016.
Larese Filon, F., Boeniger, M., Maina, G., Adami, G., Spinelli, P., Damian, A. Skin Absorption of Inorganic Lead (PbO) and the Effect of Skin Cleansers. J. Occup. Environ. Med. 2006; 48: 692–699.
Mamoto, L.V. dan Citraningtyas, F.G. Analisis Rhodamin B pada Lipstik yang Beredar di Pasar Kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2013; 2(2): 61-66.
Mitsui, T. New Cosmetic Science. Edisi Kesatu. Amsterdam: Elsevier Science; 1997.
Mulyani, O. Studi Perbandingan Cara Destruksi Basah pada Beberapa Contoh Tanah Asal Aliran Sungai Citarum dengan Metode Konvensional dan Bomb Teflon (Tesis). Bandung: Institut Teknologi Bandung; 2007.
O’Rourke, M.K., Van de Water, P.K., Jin S. Rogan, S.P., Weiss, A.D., Gordon, S.M. Moschandreas, D.M., Lebowitz, M.D. Evaluations of Primary Metals from NHEXAS Arizona: distributions and preliminary exposures. National Human Exposure Assessment Survey. J. Exp. Anal. Environ. Epidemiol. 1999; 9: 435–445.
Rangkuti, A.M. Analisis Kandungan Logam Berat Hg, Cd, dan Pb pada Air dan Sedimen di Perairan Pulau Panggang-Pramuka Kepulauan Seribu, Jakarta. (Skripsi) Bogor: Institut Pertanian Bogor; 2009.
Soares, A.R., dan Nascentes, C.C. Development of a Simple Method for The Determination of Lead in Lipstik. Talanta. 2013; 105: 272-277.
Supriyadi. Analis Logam Timbal dan Krom pada Bedak Tabur secara Spektrofotometri Serapan Atom. Biomedika. 2009; 2(2).
WHO, World Health Organization. Environmental Health Criteria 165: Inorganic Lead, Geneva: International Programme on Chemical Safety. World Health Organization, Geneva; 1995.
Yatimah, Y.D. Analisa Cemaran Logam Berat Kadmium dan Timbal pada Beberapa Merek Lipstik yang Beredar di Daerah Ciputat dengan Menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). (Skripsi). UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta;2014.







