A Comparison of the Medication Adherence of Hypertension Patients Using the Medication Possession Ratio and Pill Count Methods at the Kembangbahu Health Center

Perbandingan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi dengan Menggunakan Metode MPR (Medication Possesion Rasio) dan Pill Count di Puskesmas Kembangbahu

Authors

  • Ariska Qurrotul Aini Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Irma Susanti Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Primanitha Ria Utami Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.53342/pharmasci.v11i1.491

Keywords:

Hipertensi, Kepatuhan, MPR, Pill Count

Abstract

Pasien hipertensi diharuskan mengonsumsi obat setiap hari yang menyebabkan banyaknya pasien tidak mematuhi proses pengobatan sesuai yang telah dianjurkan. Kepatuhan yang rendah dapat menyebabkan risiko penyakit lain serta memperburuk keadaan pasien sehingga menyebabkan kegagalan terapi dalam proses penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kepatuhan minum obat pasien hipertensi dengan menggunakan metode MPR (Medication Possession Ratio) dan Pill Count. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif dengan teknik sampling purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh sebanyak 150 sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi untuk metode MPR dan pill count. Hasil penelitian kepatuhan minum obat menunjukkan bahwa menggunakan metode Pill count memiliki jumlah pasien yang patuh lebih banyak yaitu 135 pasien (90,0%) dibandingkan dengan metode MPR yaitu 117 pasien (78,0%). Hasil uji perbandingan metode MPR dengan Pill count disimpulkan bahwa nilai p = 0,002 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara metode MPR dan metode Pill count terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Banyaknya ketidakpatuhan pada metode MPR ini terdapat perbedaan pada kepatuhan metode Pill count, hal ini disebabkan pasien yang tidak patuh menebus ulang resep atau melakukan kontrol kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan pasien masih dapat mengonsumsi obat dengan mendapatkan obat di fasilitas pelayanan kefarmasian lainnya.

References

1) James, P. A., et al. (2014). 2014 Evidence-based guideline for the management of high blood pressure in adults: Report from the panel members appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). In Jama (Vol. 311, Issue 5, pp. 507–520). American Medical Association. https://doi.org/10.1001/jama.2013.284427

2) WHO. (2023). Hypertension. 16 March 2023. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

3) Nawi, A.M., et al. (2021). The Prevalence and Risk Factors of Hypertension among the Urban Population in Southeast Asian Countries: A Systematic Review and Meta-Analysis. In International Journal of Hypertension (Vol. 2021). Hindawi Limited. https://doi.org/10.1155/2021/6657003

4) Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riset Kesehata Dasar (RISKESDAS). https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201

5) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Profil Kesehatan Jawa Timur. (2022)

6) Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan. Profil Kesehatan Lamongan. (2021)

7) Suciana, F., Wulan Agustina, N., & Zakiatul, M. (2020). Korelasi Lama Menderita Hipertensi Dengan Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 9(2), 146. https://doi.org/10.31596/jcu.v9i2.595

8) Yannas, A. F., Bangkalan, H., Fitriyani, Y., & Chandraini, I. S. (2022). Indonesian Journal Pharmaceutical and Herbal Medicine (IJPHM) Tingkat Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Di Apotek Sejahtera Medika. https://jurnal.akfaryannas.ac.id/index.php/IJPHM/article/view/20

9) [Sinuraya, R. K., Destiani, D. P., Puspitasari, I. M., & Diantini, A. (2018). Medication Adherence among Hypertensive Patients in Primary Healthcare in Bandung City. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 7(2), 124–133. https://doi.org/10.15416/ijcp.2018.7.2.124

10) Kionowati., Mediastini, E., & Septiyana, R. (2018). Hubungan Karakteristik Pasien Hipertensi Terhadap Kepatuhan Minum Obat Di Dokter Keluarga Kabupaten Kendal (Vol. 7, Issue 1). https://doi.org/10.32583/farmasetis.v7i1.304

11) Hazwan, A. (2017). Gambaran Karakteristik Penderita Hipertensi dan Tingkat Kepatuhan Minum Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Kintamani I. (2017). https://doi.org/10.1556/ism.v8i2.127

12) Ningtyas, A. I. F., Iswatun, & Umam, K. (2019). Gambaran Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Lamongan. Universitas Airlangga. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/89375

13) Culig, J., Leppée, M., Boskovic, J., & Eric, M. (2014). Determining the difference in medication compliance between the general patient population and patients receiving antihypertensive therapy: A case study. Archives of Pharmacal Research, 34(7), 1143–1152. https://doi.org/10.1007/s12272-011-0712-0

14) Handayani, S. E., Warnida, H., & Sentat, T. (2022). Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Puskesmas Muara Wis. Jurnal Ilmiah Manuntung, 8(2), 226–233. https://doi.org/10.51352/jim.v8i2.527

15) Anghel, L. A., Farcas, A. M., & Oprean, R. N. (2019). An overview of the common methods used to measure treatment adherence. Medicine and Pharmacy Reports, 92(2), 117–122. https://doi.org/10.15386/mpr-1201

16) Sartik, S., Tjekyan, RM. S., & Zulkarnain, M. (2017). Risk Factors And The Incidence Of Hipertension In Palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(3), 180–191. https://doi.org/10.26553/jikm.2017.8.3.180-191

17) Natalia Tambunan, L., Prilelli Baringbing, E., Eka Harap, S., Raya, P., & Tengah, K. (2022). The Relationship Of Characteristics With The Event Of Hypertension In Outpatient Patients In RSUD dr. Doris Sylvanus Central Kalimantan Province. https://doi.org/10.33084/jsm.vxix.xxx

18) Falah, M. (2019). Hubungan Jenis Kelamin Dengan Angka Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat di Kelurahan Tamansari Kota Tasikmalaya (Vol. 3, Issue 1). https://doi.org/10.1016/j.pemdr.2014.11.008

19) Amalia, V. N., & Sjarqiah, U. (2023). Gambaran Karakteristik Hipertensi Pada Pasien Lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2020. Muhammadiyah Journal of Geriatric, 3(2), 62. https://doi.org/10.24853/mujg.3.2.62-68

20) Rediningsih, D., & Lestari, I. (2022). Riwayat Keluarga dan Hipertensi Dengan Kejadian Diabetes Melitus tipe II. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 3(1), 8-13. https://doi.org/10.15294/jppkmi.v3i1.52087

21) Tutoli, T. S., Rasdiana, N., & Tahala, F. (2021). Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 1(3), 127–135. https://doi.org/10.37311/ijpe.v1i3.11083

22) Tumuju, M. I., Kaempa, H., & Maliangkay, H. P. (2022). Pola Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas. In Trinita Health Science Journal (Vol. 1). https://ths.trinita.ac.id/index.php

23) Hastuti, D. (2022). Profil Peresepan Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi di Apotek Afina. Majalah Farmaseutik, 18(3), 363. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i3.77737

24) Kotruchin, P., Pachirat, O., & Pongchaiyakul, C. (2016). Efficacy and Safety of Amlodipine versus Captopril and their Combination in Hypertensive Urgency: A Randomized Controlled Trial. Journal of General Practice, 04(05). https://doi.org/10.4172/2329-9126.1000274

25) Burnier, M., & Egan, B. M. (2019). Adherence in Hypertension: A Review of Prevalence, Risk Factors, Impact, and Management. Circulation Research, 124(7), 1124–1140. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.118.31322

26) Primanitha, Utami, R., Riana, H. P., & Vivin D. A. P. (2020). Potensi Interaksi Obat pada Pasien Geriatri yang Menggunakan Antihipertensi di Puskesmas Karanggeneng Lamongan. Universitas Muhammadiyah Lamongan. Jurnal Surya (Vol. 12, Issue 02). http://jurnal.umla.ac.id

27) PERKENI i Penerbit PB. PERKENI. (2021). Endokrinologi Indonesia Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2

28) Hauri, L. Z., & Faridah, I. N. (2019). Kajian Efektivitas Penggunaan Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di 3 Puskesmas Kota Yogyakarta The Study Of Efectiveness Of Drug Use For The Diabetes Melitus Tipe 2 Patients In 3 Health Centers In Yogyakarta City. http://eprints.uad.ac.id/id/eprint/14865

29) Palupi DA, Putri IW. (2017). Tingkat Penggunaan Obat Anti Inflamasi Non Steroid (AINS) Di Apotek GS Kabupaten Kudus. Kudus : Jurnal Cendikia Utama. 6(1) 37-41. https://doi.org/10.31596/jcu.v2i5.162

30) Prihandiwati, E., Yumassik, A. M., Alfian, R., Rizka, R., Ulfah, M., & Rianto, L. (2023). Kepatuhan Menebus Resep Ulang Pasien Diabetes Melitus Yang Diukur Dengan Medication Possession Rasio Di Apotek. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 6(1), 65–71. https://doi.org/10.36387/jifi.v6i1.1121

31) Dehdari, L., & Dehdari, T. (2019). The determinants of anti-diabetic medication adherence based on the experiences of patients with type 2 diabetes. Archives of Public Health, 77(1). https://doi.org/10.1186/s13690-019-0347-z

32) Shah, K. K., Touchette, D. R., & Marrs, J. C. (2023). Research and scholarly methods: Measuring medication adherence. In JACCP Journal of the American College of Clinical Pharmacy (Vol. 6, Issue 4, pp. 416–426). John Wiley and Sons Inc. https://doi.org/10.1002/jac5.1771

33) Saibi, Y., Romadhon, R., & Nasir, N. M. (2020). Kepatuhan Terhadap Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jakarta Timur. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy), 6(1), 94 - 103. https://doi.org/10.22487/j24428744.2020.v6.i1.15002

34) Mokolomban, C., Wiyono, W. I., & Mpila, D. A. (2018). Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Disertai Hipertensi Dengan Menggunakan Metode MMAS-8. In Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT (Vol. 7, Issue 4). https://doi.org/10.1155/2021/6657003

35) Tri Wahyudi, C., Ratnawati, D., & Ayu Made, S. (2017). Pengaruh Demografi, Psikososial Dan Lama Menderita Hipertensi Primer Terhadap Kepatuhan Minum Obta Antihiperteni. In Diah Ratnawati dan Sang Ayu Made (Vol. 14). http://dx.doi.org/10.31000/jkft.v2i1.692.g468

36) Anggriani A., Rahmawat, F., Izyan, W. A. (2021). Aspek Beban Pengasuh Pasien Geriatri dan Hubungannya Terhadap Kepatuhan Pengobatan pada Etnis Bugis di Kecamatan Wajo Sulawesi Selatan. Klinik MF, Farmasi F, Gadjah U 2021;17(2):175–8

37) Mardina Cahyani, F. (2018). Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Terhadap Tercapainya Target Terapi Pasien Hipertensi di Puskesmas Wirobrajan Yogyakarta. Journal of Pharmaceutical Science and Medical Reseaarch (Pharmed), 1(2), 10–16. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/pharmed

38) Souliotis, K., Giannouchos, T. V., Golna, C., & Liberopoulos, E. (2022). Assessing forgetfulness and polypharmacy and their impact on health-related quality of life among patients with hypertension and dyslipidemia in Greece during the covid-19 pandemic. Quality of Life Research, 31(1), 193–204. https://doi.org/10.1007/s11136-021-02917-y

39) Setiani, L.A., & Ahmad Arif Hidayat. (2022). Evaluasi Kepatuhan Pasien Pada Penggunaan Obat Antidiabeteik Oral Dengan Metode Pill-Count dan MMAS-8 Di Rumah Sakit PMI Kota Bogor (Vol. 6, Issue 1). https://doi.org/10.22437/jiituj.v6i1.19329

40) Galozy, A., & Nowaczyk, S. (2020). Prediction and pattern analysis of medication refill adherence through electronic health records and dispensation data. Journal of Biomedical Informatics: X, 6–7. https://doi.org/10.1016/j.yjbinx.2020.100075

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

A Comparison of the Medication Adherence of Hypertension Patients Using the Medication Possession Ratio and Pill Count Methods at the Kembangbahu Health Center: Perbandingan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi dengan Menggunakan Metode MPR (Medication Possesion Rasio) dan Pill Count di Puskesmas Kembangbahu. (2026). Journal Pharmasci (Journal of Pharmacy and Science), 11(1), 176-191. https://doi.org/10.53342/pharmasci.v11i1.491